WA: 081 55 333 3434 - Parfum Kopi Premium Viral, Wangi Enak Banget

Ternyata Ini Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula & Susu

Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula - Sekarang ini kopi merupakan salah satu minuman yang sangat populer di Indonesia.

Bagaimana tidak? Karena sekarang ini bukan hanya ada warkop, tetapi juga banyak kedai kopi berdiri dimana-mana.

manfaat minum kopi hitam tanpa gula

Kenikmatan kopi memang tiada tara, bukan hanya orang tua tapi anak muda sekarang juga menyukai kopi.

Dengan aroma serta rasa yang khas, kopi menjadi minuman favorit banyak orang yang dapat membangkitkan semangat terutama saat diseduh di pagi hari.

Kopi lebih nikmat apabila kita meminumnya bersama teman-teman sambil mengobrol, hal itu sudah seperti tradisi banyak orang jika sedang berkumpul.

Namun, banyak orang juga yang menikmati kopi sendiri sambil mendengarkan musik, ataupun melakukan kegiatan lainnya.

Jika berbicara mengenai kopi, kopi bukanlah minuman buruk yang dapat menyebabkan penyakit.

Hal itu berlaku apabila kamu meminum kopi hitam pahit, yang tidak bercampur dengan cream ataupun gula.

Tetapi aku tidak mengatakan bahwa kopi yang dicampur adalah minuman yang buruk, hanya saja kamu harus lebih membatasi konsumsinya demi kesehatan kamu.

Lalu apa saja khasiat kopi hitam murni tanpa gula dan cream/susu?

9 Khasiat Minum Kopi Hitam Murni


khasiat minum kopi hitam

1. Mencegah Diabetes Tipe 2


Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh terlalu banyak kadar gula dalam darah dan kurangnya hormon insulin.

Dengan meminum kopi hitam tanpa gula setiap hari, kamu bisa menyeimbangkan hormon insulin dan mengurangi kadar gula yang dikonsumsi.

Namun, jangan melupakan pentingnya mengatur pola makan.

2. Menurunkan Berat Badan


Kopi juga bisa mengurangi berat badan seseorang, hal ini dikarenakan terdapatnya senyawa klorogenat dan kafein pada setiap biji kopi.

Jika kamu melihat komposisi dalam produk diet, kebanyakan produk tersebut pun menggunakan kafein sebagai bahan-bahannya.

3. Mengurangi Stres dan Depresi


Dalam setiap biji kopi, terdapat senyawa-senyawa seperti dopamin yang dapat meningkatkan suasana hati kamu.

Hanya dengan meminum secangkir kopi hangat, kamu bisa mengembalikan mood kamu secara instant.

4. Meningkatkan Metabolisme Tubuh


Metabolisme merupakan hal yang sangat penting bagi tubuh, karena metabolisme akan membakar lemak-lemak jahat pada tubuh kamu.

Dengan meningkatnya metabolisme, kamu memiliki potensi yang lebih tinggi untuk membakar lemak lebih banyak.

5. Mencegah Kanker


Kopi memiliki senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang berperan penting untuk mencegah kanker.

Jadi, jangan lupa untuk meminum kopi hitam setiap hari demi mengurangi resiko kanker kamu ya.

6. Meningkatkan Produktivitas


Kafein di dalam kopi memiliki khasiat yang akan membuat tubuh kamu lebih segar dan bugar.

Selain itu, kafein juga akan membuat kamu lebih fokus yang tentu saja akan meningkatkan produktivitas kamu.

7. Menjadi Sumber Antioksidan


Seperti yang sudah dikatakan pada poin ke 5, kopi memiliki senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh kamu.

Antioksidan berperan penting untuk menangkal racun-racun yang ada di dalam tubuh kamu loh.

8. Memperpanjang Umur


Karena manfaat kopi yang akan mengurangi resiko berbagai macam penyakitlah yang akan memperpanjang umur kamu.

Selain itu, dengan meningkatnya produktivitas juga akan membuat kamu bekerja lebih keras serta aktif dan lebih sehat dibanding orang yang hanya duduk malas saja.

9. Meningkatkan Daya Ingat


Dalam sebuah penelitian di Universitas Harvard, mereka menyatakan bahwa kafein juga dapat membantu otak untuk lebih banyak dan lebih lama mengingat informasi.

Selain itu, karena efek kafein yang dapat meningkatkan fokus juga kamu akan lebih mudah mencerna informasi.

Namun, jangan lupa untuk membatasi konsumsi kopi dan tetap menjaga pola hidup sehat agar tidak menghilangkan manfaat kopi itu sendiri.

Batasi diri kamu untuk mengkonsumsi kopi 2-4 cangkir saja sehari, apabila setelah meminum kopi terdapat efek seperti pusing ataupun mual maka kamu sudah melebihi batas tersebut.

chat whatsapp

Filosofi Kopi Hitam Dalam Kehidupan yang Penuh Makna

Filosofi Kopi Hitam Dalam Kehidupan - Siapa yang tidak mengenal kopi hitam?
Bahkan kaum awam sekalipun yang bukan penggemar kopi sudah pasti mengenalnya.

Jika dijelaskan secara sederhana kopi hitam sendiri merupakan minuman yang diambil dari biji buah kopi yang dibuat menjadi bubuk sehingga bertekstur lebih halus.

filosofi kopi dalam kehidupan

Kopi sendiri pada mulanya berasal dari bahasa arab yaitu “koffie” yang kemudian masuk di Indonesia menjadi kopi, dan ya nama itulah yang populer dan kita kenal hingga saat ini.

Kopi sangat identik sebagai minuman yang sangat digemari oleh kaum pria, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada saja sebagian perempuan yang menyukai kopi.

Selain identik dengan kaum pria, kopi juga sangat sering dijadikan sebagai teman begadang.

Hal tersebut lantaran kopi dipercaya dan mampu menjaga daya tahan mata agar tetap terjaga dan tidak merasakan kantuk.

Pernyataan tersebut tentu akan sejalan dimana pada awal mulanya kopi dianggap sebagai minuman pemberi daya yang dipakai untuk memberi daya pada manusia agar dapat tetap terbangun atau terjaga.

Namun, kini sesuai dengan berjalanya waktu fungsi kopi sendiri lebih dijadikan sebagi minuman yang dapat dinikmati oleh semua kelompok masyarakat serta menjadi lambang atau ciri khas suatu daerah.

Kita sebut saja dengan Gayo yang terkenal dengan cita rasa kopi gayonya.

Di Indonesia, kopi tidak hanya dijadikan dan dikonsumsi sebagai minuman semata.

Pada banyak daerah yang ada di Indonesia, kopi justru dijadikan sebagai minuman wajib yang harus di hidangkan pada orang yang bertandang (bertamu atau berkunjung) ke rumah.

Kopi juga dihidangkan pada waktu pelaksanaan acara-acara tertentu yang diistimewakan oleh beberapa masyarakat di berbagai tempat.

Setelah menyimak penjabaran tersebut tentu kita sangat paham jika kopi tidak hanya sebagai minuman, lebih daripada itu bahwa setiap cangkirnya, kopi memiliki beberapa filosofi tersendiri yang akan sangat menarik untuk kita bahas.

1. Kehidupan yang Tidak Selalu Manis dan Penuh Warna


filosofi kopi akan kehidupan yang tidak selalu manis

Dalam filosofi kopi hitam itu sendiri terdapat sebuah makna kehidupan bahwa “kehidupan tidaklah selalu manis dan penuh warna”.

Hal ini tampak, dimana pada tiap-tiap tegukan kopinya yang melalui lidah dapat menyadarkan kita  bahwa hidup itu tidaklah selamanya indah, tidak selamanya manis, dan tidak juga senantiasa berwarna-warni.

Kadang kala kita juga harus dapat mencicipi rasa yang pahit serta berwarna hitam, karena demikianlah dengan langkah hidup agar memperoleh keseimbangan dalam alur kisahnya.

Seumpama Yin dan Yang, dalam kehidupan tentu ada 2 sisi yang tidak selalu sama.

Kadang kala menikmati secangkir kopi dapat membuat kita tersadar bahwa ada yang lebih pahit dari cobaan kehidupan yang sedang kita alami sehingga senantiasa kita selalu bersyukur.

2. Sikap Kejujuran Dalam Kesederhanaan


filosofi kopi akan sikap kejujuran dalam kesederhanaan

Kejujuran dan kesederhanaan adalah 2 hal berbeda yang diperlihatkan dalam secangkir kopi hitam.

Maksudnya adalah tidak ada yang perlu disembunyikan atau dikaburkan dari rasa pahit yang dimiliki kopi, serta warna hitamnya pun tidak perlu dikaburkan dengan perhiasan gula-gula serta susu.

Sebab nyatanya, sama dalam hal kehidupan bahwa terkadang kehidupan kita masih sering terkaburkan oleh rasa sombong, rasa ingin pamer, rasa iri, serta rasa kurang bersyukur.

Semua rasa tersebut sering kali membuat kita mulai lupa makna kesederhanaan serta kejujuran di dalam kehidupan kita.

Sehingga secangkir kopi hitam yang pahit senantiasa menyadarkan kita bahwa kejujuran itu terkadang memang pahit, warna hitam yang sederhana juga mampu memberi rasa candu.

Sama halnya dengan kehidupan bahwa walaupun dalam kepahitan dan kesederhanaan sekalipun, kejujuran tetap harus senantiasa kita tuangkan dalam kehidupan kita agar mencapai kehidupan yang nikmat.

3. Keanekaragaman Dalam Kehidupan


filosofi kopi akan keanekaragaman dalam kehidupan

Perjalanan biji kopi hingga akhirnya terseduh dan menjadi secangkir kopi hitam tidaklah melalui proses yang instan.

Dari biji kopi yang dihaluskan itu, lalu dibuat dalam bentuk bubuk, hingga kemudian menjadi minuman yang nikmat membutuhkan proses yang panjang serta sebuah kesabaran tersendiri dari peraciknya.

Bahkan jika beda tangan, tentu akan menghasilkan beda cita rasa pula pada sajiannya.

Kopi sendiri juga memiliki beragam jenis yang bisa menghasilkan cita rasa dan kenikmatan yang berbeda-beda.

Bahkan kopi juga bisa disajikan dengan sederhana layaknya kopi tubruk atau bisa menjadi minuman berkelas dengan tampilan yang wah sangat elegan seperti kopi yang tersaji di café-café ternama.

Dari keunikan itu kita bisa belajar tentang nilai kehidupan, dimana ibarat kopi, manusia pun memiliki keunikannya masing-masing yang tidak bisa disama-ratakan, bahkan kita harus mampu menghargai tiap perbedaan yang ada.

Dalam kehidupan, pola asuh yang berbeda tentu akan menghasilkan karakter-karakter manusia yang berbeda.

Begitupun dengan lingkungan tumbuh besar yang berbeda pastilah akan menghasilkan manusia-manusia yang berbeda.

Ibarat kata kopi yang diciptakan para pengolahnya begitu pula dengan manusia yang diciptakan Tuhan sang maha kuasa.

Unik dan berbeda-beda…

4. Pengembali Semangat


filosofi kopi pengembali semangat

Makna hidup dari secangkir kopi lainnya yang dapat kita ambil adalah penghargaan kita terhadap sebuah kerja keras dan proses yang panjang.

Seperti yang kita tahu bahwa untuk menghasilkan secangkir kopi yang nikmat, tentu ada perjalanan dan proses panjang yang harus dilalui biji kopi.

Perjalanan dan proses yang panjang tersebut tidak akan mengkhianati hasil yang didapat, dimana perjalanan dan proses panjang dari biji kopi tersebut mampu menghasilkan cita rasa secangkir kopi yang nikmat.

Begitu juga dengan kehidupan kita, jika kita terus saja bersantai-santai dalam menjalani kehidupan, apakah semua impian kita akan dapat terwujud begitu saja dengan mudah dan singkatnya?

Tentu tidak, dimana dalam menjalani kehidupan pun kita memerlukan kerja keras serta kerja cerdas untuk bisa menggapai impian tersebut.

Pun juga melalui proses mencapainya yang tidak dapat hanya dalam waktu singkat, perlu banyak kisah panjang yang harus dapat kita lalui.

Ketika semangat sedang turun  dalam upaya mencapai impian, seduhlah secangkir kopi.

Lalu belajarlah filosofi kopi darinya, nikmati aroma dan cecap rasanya dengan begitu, saat itu pula semangat yang tadinya hampir lenyap akan kembali terisi sempurna.

5. Sudut Pandang Kehidupan yang Berbeda


filosofi kopi akan sudut pandang kehidupan yang berbeda

Tanaman kopi dihasilkan dari berbagai tempat, yang sudah pasti membuatnya beda tempat maka akan berbeda pula jenis biji kopi yang dihasilkannya.

Biji kopi yang berbeda tentu juga akan menghasilkan cita rasa yang berbeda pula.

Pasti kamu akan berpikir jika tempat penghasilnya berbeda, cita rasanya berbeda, tentu setiap kopi juga memiliki kenikmatan yang berbeda.

Eiiits, tidak demikian nyatanya.

Sebab pada setiap sajian kopi tidak ada yang lebih nikmat, semua memiliki kenikmatannya masing-masing yang telah diuji dengan standar kelulusan cita rasa nikmat setiap lidah penggemarnya masing-masing.

Kenikmatan cita rasa kopi sendiri pada hakikatnya akan kembali pada selera penikmatnya, sebab setiap penikmat memiliki takaran yang berbeda terkait jenis kopi yang seperti apa yang paling mampu memikatnya.

Begitu pula dengan kehidupan, setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing.

Konon bagi orang lain bisa jadi hidup kita terasa ringan, tetapi bagi kita terlihat sangat menyedihkan.

Begitu pula sebaliknya bagi kita, masalah orang lain terlihat begitu mudah, sedangkan bagi mereka yang sedang menjalaninya masalah tersebut terasa begitu sulit.

Oleh sebab itu, segala permasalahan tentang kehidupan semuanya pasti akan kembali pada sudut pandang dan cara menjalaninya masing-masing.

Penikmat kopi umumnya merupakan orang-orang yang bisa menghargai perbedaan-perbedaan.

Tidak heran jika kopi difungsikan menjadi alat pengikat rasa bagi mereka yang berkumpul di sebuah ruangan yang sama dan dengan beragam pemikiran serta gaya yang berbeda-beda.

Secangkir kopi yang dinikmati secara bersamaan bahkan bisa menjadi pembuka obrolan yang hangat bagi orang-orang yang baru saja saling bertemu atau telah lama terpisah sekian tahun.

Maka tidak heran jika ada ungkapan yang menyebutkan “bahwa bagi kopi setiap penikmatnya adalah sama”.

6. Kebahagiaan Sederhana


filosofi kopi untuk kebahagiaan sederhana

Membahas tentang filosofi kopi sebagai lambang kebahagiaan sederhana, membuatku ingin menceritakan tentang suatu hal.

Kerap kali aku pasti tertawa sewaktu ada rekan atau teman nongkrong yang ikutan memesan kopi hitam, menyeruputnya, serta segera memberi protesan, “Ihh pait banget kopinya! Kenapa kamu mau ini? ”.

Lah, kan padahal yang pesan untuknya dirinya sendiri, bukankah begitu?

Dari cerita kecil itu maka keluarlah semua filosofi-filosofi mengenai secangkir kopi yang cukup lucu juga.

Setiap kali berprotes pasti aku akan menyaksikan dahi mereka berkerut, mata menjadi menyipit, hingga bibir berkerut menahan rasa pahit yang mendarat tepat di lidahnya.

Saat menikmati pemandangan yang demikian lucunya, maka kamu harus segera sadar bahwa saat itu sedang menyaksikan bahwa secangkir kopi hitam.

Rasa pahit yang dimilikinya dapat membahagiakan hatiku, ya walaupun bahagia di atas penderitaan mereka yang terkaget dengan rasa pahit kopi itu.

7. Kopi dan Kisah Cinta


filosofi kopi dan kisah cinta

Bagi mereka penikmat kopi dan selaku manusia normal yang dapat merasakan cinta, tentu kopi akan menjadi suatu hal yang dapat mengekspresikan suasana hati ketika menikmatinya.

“Kita tidak akan mungkin pernah melupakan rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya dalam cinta yang tidak akan pernah kita lupakan tentang bagaimana pahitnya rasa saat dilukai.”

Ketika membacanya tentu kita akan langsung menangkap tentang kisah cinta yang memiluhkan sambil menyaut,”oh iya, benar juga. Dilukai dan kopi sama-sama memiliki rasa yang pahit.”

“Rasa kopi akan pahit jika tidak ditambah gula, dan sebaliknya kopi akan manis jika diberi gula. Seumpama dengan kehidupan, jika belum merasakan manisnya kehidupan maka cobalah memberi pemanis pada kehidupan itu sendiri. Takaran gula yang diberi pada secangkir kopi juga harus pas, jika kekurangan maka rasa manisnya tidak akan maksimal, dan jika gulanya kebanyakan juga rasanya akan menjadi tidak enak (akan kemanisan). Cobalah untuk terus memberi pemanis dalam hidup dan kisah cintamu, sampai pada akhirnya kamu akan menemukan takaran yang pas tentang manisnya kehidupan dan kisah cinta yang sedang terjalin.”

“Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. karna dihadapan kopi, kita semua adalah sama, bahkan secangkir kopi menjadi tidak terbeli saat hangatnya menyuguhkan jalinan cinta yang abadi.”

Pernahkah kamu berpikir jika dalam menikmati kopi tentu tidak diberikan batasan, artinya semua orang berhak untuk menikmatinya.

Begitupun dengan cinta, semua orang sama dihadapan cinta.

Kita tidak dapat memilih pada siapa kita akan jatuh hati, siapa tahu ketika sedang asik minum kopi jodoh datang menghampiri.

Wah, jalinan kerjasama cinta dan kopi yang amat baik bukan?

Seperti kopi, cinta juga dihangatkan kebersamaan, ada pahit yang terasa dalam kecemburuan.

Mengaduknya dengan lembut dan penuh kasih sayang, ya begitulah kopi dan cinta dalam setiap racikan nya.

Tidak hanya tentang cinta yang terungkap secara jelas, bahkan cinta dalam diam diibaratkan seumpama secangkir kopi hangat yang diseduh saat menyambut ufuk ataupun melepas indahnya sang senja.

Di sana, kita dapat belajar dan menemukan betapa pahit dan pekatnya rasa seduh saat semua terasa sulit untuk kita raba sebuah kepergian.

Seperti halnya secangkir kopi hangat, maka meski dalam pahit dan pekat kita akan terus mencoba merasakan dan mempertahankan cinta di sana.

Pada akhirnya akan menemukan sepercik rasa manis dan juga aliran hangat yang akan menenangkan dan membuat tersenyum ketika dirimu mulai mencoba untuk menuliskan tentang dia yang tercinta dalam sajak kepedihan atas kehilangan dan rasa pahit yang mendalam.

Menghirup secangkir kopi hangat telah mengajari untuk membahasakan cinta pada tiap peluh dalam kebersamaan.

Dari secangkir kopi dapat terjalin sebuah persahabatan yang hangat, hingga terciptala benih-benih cinta yang menyeruak hingga ke dalam hati.

Dari secangkir kopi pula kita dapat belajar banyak hal tentang cinta salah satunya cinta akan hidup dimanapun serta pada siapapun, semisal cinta kepada alam, keluarga, pacar, dan pada mereka yang tidak kita duga.

Secara tidak sadar secangkir kopi dapat mempererat persaudaraan, terbukti bahwa biasanya bagi penikmat kopi dimanapun ia menikmati kopinya, yang terpenting adalah dirimu bisa menikmati gurih, manis, pahitnya kopi yang telah terseduh itu.

Selera setiap orang dalam menikmati kopi tidak akan selalu sama, ada yang menyukai kopi hitam, kopi susu, kopi ijo, coffee latte, kopi tubruk, capuccino, dan sebagainya.

Ada pula pencinta kopi yang menyukai kopi berdasarkan suhu dan rasanya apa itu kopi panas maupun dingin, kopi pahit atau manis.

Semua kenikmatan kopi bergantung pada selera masing-masing peminumnya.

Walau demikian, yang namanya kopi tentu saja pada intinya mempunyai aroma serta rasa yang khas, yang tidak dipengaruhi oleh cangkir atau gelas penempatannya.

chat whatsapp

Sejarah Kopi Luwak dan Cara Membuatnya

Sejarah Kopi Luwak - Kamu mungkin pernah mendengar kopi luwak? Kopi Luwak adalah kopi yang sebagian diproses di saluran pencernaan musang, sejenis kucing eksotis yang ditemukan di Indonesia dan bagian lain di Asia Tenggara.

kopi luwak

Dengan kata lain, Luwak atau musang binatang kecil ini akan memakan kopi dan biji kopi akan keluar melalui tubuhnya yang tidak tercerna.

Seperti apakah sejarah dari kopi luwak itu sendiri?

Sejarah Kopi Luwak


Kopi Luwak berasal dari pulau Sumatra, Jawa dan Sulawesi.

Di pulau-pulau Indonesia ini, ada seekor binatang yang tinggal di pohon yang memanjat di antara pohon-pohon kopi yang hanya memakan buah kopi yang paling matang dan paling merah.

Penduduk asli setempat mengumpulkan jumlah terbatas kopi perkamen Luwak yang diproses, mengeluarkan kulit perkamen, dan akhirnya mengirimkannya ke pialang kopi.

Enzim dalam perut hewan, tampaknya menambahkan sesuatu yang unik pada rasa kopi melalui atribut fermentasi pada rasa yang tidak biasa pada fermentasi alami yang dialami biji kopi dalam sistem pencernaan luwak.

Asam lambung dan enzim sangat berbeda dari fermentasi kacang dalam air.

Adapun sejarah kopi luwak dimulai pada abad kedelapan belas ketika Sumatra dan Jawa adalah bagian dari kerajaan kolonial Belanda di Hindia Timur.

Kopi Arabika diperkenalkan sebagai tanaman komersial, menggunakan tanaman yang dibawa dari Semenanjung Arab.

Pemilik perkebunan Belanda melarang pekerja pribumi mengambil sampel hasil kerja mereka.

Tetapi penduduk setempat memperhatikan bahwa musang juga memakan biji kopi yang mereka panen, dan biji kopi muncul di kotoran hewan yang tampaknya tidak berubah.

Penduduk setempat kemudian membersihkan dan memanggang kacang, dan mulai menyeduh kopi mereka sendiri.

Akhirnya, para pemilik perkebunan menangkap peluang yang bagus dari minuman kopi ini.

Penduduk kemudian mencobanya, dan tergerak bahwa itu memang kopi memiliki cita rasa yang unik dan baik.

Hingga kemudian kopi luwak berkembang dan menjadi terkenal hingga saat ini.

Bahkan kopi luwak bukan hanya terkenal di Indonesia saja, namun juga sudah sampai hingga ke belahan dunia lainnya.

Cara Membuat Kopi Luwak


Cara membuat kopi luwak sendiri sangat mudah sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa biji kopi mengalami proses yang tidak berbeda dari fermentasi di usus luwak.

Musang harus makan biji kopi matang kemudian proses pencernaan sekitar 24 jam, biji kopi yang tidak tercerna diekskresikan di kotoran luwak.

Enzim pencernaan memecah protein, memperpendek peptida, dan membebaskan beberapa asam amino kacang.

Proses ini menghasilkan hasil akhir yang lebih lembut dan lebih halus setelah biji dikumpulkan, dibersihkan, dipanggang, ditumbuk, dan diseduh menjadi kopi.

Orang-orang kemudian mengumpulkan biji ini, mencucinya, memanggangnya, dan kemudian menjualnya sebagai biji kopi termahal di dunia.

Kopi Luwak dapat dijual dengan harga lebih dari ratusan ribu rupiah dan menjadikannya kopi termahal kedua di dunia setelah kopi Black Ivory, merek kopi Thailand yang terbuat dari kacang yang telah melewati usus gajah.

Mengumpulkan biji kopi dari kotoran luwak kelapa sawit intensif membutuhkan banyak tenaga kerja, dan biaya tenaga kerja inilah yang terutama mendorong harga kopi luwak begitu tinggi.

Karena hal ini, beberapa orang Indonesia yang rajin akhirnya memutuskan untuk lebih mudah memanen kotoran hewan ini.

Untuk membuat kopi luwak ini, banyak perusahaan kopi yang kemudian membangun peternakan pabrik untuk mereka, di mana hewan-hewan disimpan di dalam kandang dan dalam beberapa kasus, biji kopi bahkan dimasukkan paksa ke mulut hewan Luwak.

Ada banyak keluhan serta keprihatinan masyarakat hingga ada sebuah program jurnalistik yang menampilkan tentang kekejaman terhadap hewan di perkebunan kopi ini.

Namun namanya sebuah bisnis, pro dan kontra itu pasti ada.

Ya, manusia secara alami cenderung mencari untung dan karena keuntungan besar yang dapat dipetik dari peternakan luwak, hewan-hewan ini terpaksa hidup dalam kondisi yang mengerikan untuk memainkan peran mereka dalam model bisnis.

Para luwak ini hanya bisa makan kopi dan tidak lebih dari mencerna biji kopi.

Itulah sebabnya kamu harus memastikan bahwa kopi luwak yang kamu minum adalah Kopi Luwak Bersertifikat, yang berarti luwak tidak dianiaya atau disalahgunakan.

Pastikan kopi tidak dicampur dengan jenis yang lebih murah, dan bahwa biji tersebut dipilih sendiri oleh petani setempat.

Perbandingan Rasa Kopi Luwak dengan Jenis Kopi Lainnya


Bagaimana rasa yang dihasilkan dari kopi luwak? Tentu, ada banyak kontroversi dari kopi luwak mulai dari cara pembuatannya dan kopinya yang terkenal sangat mahal.

Namun, bagaimana dengan rasanya kopi luwak? Wajar jika banyak yang kemudian bertanya-tanya bagaimana rasa kopi luwak dibandingkan dengan kopi gourmet lainnya.

Apakah sebenarnya bernilai dari kopi mahal lainnya?

Kebanyakan ahli kopi mengatakan tidak. Faktanya, proses yang dilakukan oleh kopi luwak, secara alami, merampas produk jadi dari sebagian besar keasamannya.

Tanpa keasaman, kopi bisa menjadi sangat hambar, dan tidak sepenuhnya kompleks dalam rasa.

Karena kenyataan bahwa biji kopi diproses di dalam tubuh luwak, setelah dipanggang, biji yang keluar tentu lebih berminyak dan memiliki rasa yang lebih halus dan lebih kuat.

Rasa  itu sangat mengejutkan untuk sesuatu yang baru saja melalui sistem pencernaan karnivora kecil.

Beberapa mengatakan kopi luwak rasanya seperti cokelat hitam, yang lain mengklaim rasanya seperti karamel tanpa rasa pahit khas kopi.

Apakah Kopi Luwak Aman untuk Diminum?


Kopi dikatakan aman untuk diminum karena kuman akan dihilangkan selama proses pencucian dan pemanggangan.

Tetapi artikel dari majalah Time menyebutkan kemungkinan biji kopi akan mengalami pertumbuhan jamur jika jatuhannya tidak ditemukan dalam 24 jam.

Dan bagaimana kamu bisa tahu berapa lama biji berada di pencernaan luwak kecuali jika kamu mengikuti luwak sepanjang malam menunggu untuk buang air besar ?! Itu pertanyaan yang sangat bagus.

Seperti ceritanya, orang pertama yang minum kopi luwak adalah pekerja di perkebunan kopi.

Mereka tidak diizinkan membuat kopi dari biji yang diproses di perkebunan, jadi mereka akan mengumpulkan biji dari kotoran musang liar.

Cara Paling Tepat Membuat Kopi Luwak


Untuk menyiapkan secangkir kopi luwak yang baik, maka kamu perlu menyiapkan mesin pres moka pot atau bahkan pot vakum alternatif dapat digunakan.

Kopi luwak bahkan dapat disiapkan menggunakan kertas saring sebagai kopi saring biasa.

Secara umum, cukup mengikuti panduan sederhana ini (hampir identik dengan kopi biasa):

  1. Beli kopi bersertifikat berkualitas tinggi.
  2. Jangan menyimpan kopi luwak di lemari es (sebelum atau setelah menggilingnya).
  3. Kacang harus digiling sesuai dengan metode yang telah kamu pilih untuk mengikuti selama persiapan (kacang yang lebih besar untuk mesin, baik untuk moka pot, dan yang terbaik untuk espresso)
  4. Suhu air yang tepat (suhu ideal adalah 95 ° C). Poin ini sangat penting ketika menyiapkan secangkir kopi luwak yang baik.
  5. Rasio air minum yang tepat - disarankan kamu menerapkan rasio standar 9 gram untuk sekitar 170 mililiter air.

Seperti itulah sejarah dari kopi luwak dan cara membuatnya. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat.

Simak juga informasi menarik lainya yang berkaitan dengan kopi berikut ini :

chat whatsapp

9 Manfaat Kopi untuk Kesehatan yang Harus Kamu Ketahui

Manfaat Kopi untuk Kesehatan - Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia.

Berkat tingginya tingkat antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat, kopi adalah minuman yang bisa dikatakan cukup sehat.

manfaat kopi

Studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko lebih rendah terserang dari beberapa penyakit serius.

Aroma kopi juga bisa memberikan efek perasaan yang bagus dan bisa meningkatkan kinerja otak.

Mau tahu lebih lanjut mengenai manfaat kopi? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Manfaat Kopi untuk Kesehatan


Berikut ini adalah manfaat dari hadirnya kopi untuk kesehatan baik untuk diminum maupun tidak. Apa sajakah manfaatnya?

1. Dapat Meningkatkan Energi dan Membuat Kamu Lebih Cerdas


Kopi dapat membantu orang yang merasa kurang lelah untuk meningkatkan energi yang dimiliki.

Hal ini dikarenakan minum mengandung stimulan yang disebut kafein, zat psikoaktif yang paling umum dikonsumsi di dunia.

Setelah kamu minum kopi, kafein diserap ke dalam aliran darah. Dari sana, kafein bergerak ke otak kamu.

Di otak, kafein menghambat adenosine neurotransmitter penghambat.

Ketika hal ini terjadi, maka jumlah neurotransmiter lain seperti norepinefrin dan dopamin meningkat, yang mengarah ke peningkatan penembakan neuron.

Banyak penelitian pada manusia menunjukkan bahwa kopi meningkatkan berbagai aspek fungsi otak termasuk memori, suasana hati, kewaspadaan, tingkat energi, waktu reaksi dan fungsi mental umum

2. Dapat Membantu Membakar Lemak


Kafein ditemukan di hampir setiap suplemen pembakar lemak dan kopi adalah salah satu dari beberapa zat alami yang terbukti membantu pembakaran lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan laju metabolisme hingga 3–11%.

Studi lain menunjukkan bahwa kafein secara spesifik dapat meningkatkan pembakaran lemak sebanyak 10% pada orang gemuk dan 29% pada orang kurus.

Namun, ada kemungkinan bahwa efek ini berkurang pada peminum kopi jangka panjang.

3. Dapat Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2


Diabetes tipe 2 adalah masalah kesehatan utama yang saat ini mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Penyakit ini ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang disebabkan oleh resistensi insulin atau berkurangnya kemampuan untuk mengeluarkan insulin.

Untuk beberapa alasan, peminum kopi memiliki risiko diabetes tipe 2 yang berkurang secara signifikan.

Sebuah penelitian mengamati bahwa orang yang minum kopi paling banyak memiliki risiko 23-50% lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2.

4. Melindungi Kamu dari Penyakit Alzheimer dan Demensia


Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum dan penyebab utama demensia di seluruh dunia.

Kondisi ini biasanya mempengaruhi orang di atasa  usia 65, dan tidak ada obat yang diketahui.

Namun, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegah penyakit tersebut seperti makan sehat dan berolahraga, tetapi minum kopi juga sangat efektif.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko penyakit Alzheimer hingga 65% lebih rendah.

5. Dapat Menurunkan Risiko Parkinson


Penyakit Parkinson adalah kondisi neurodegeneratif kedua yang paling umum, tepat di belakang Alzheimer.

Penyakit ini disebabkan oleh kematian neuron penghasil dopamin di otak.

Seperti halnya Alzheimer, tidak ada obat yang diketahui, yang membuatnya jauh lebih penting untuk fokus pada pencegahan.

Studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko penyakit Parkinson yang jauh lebih rendah, dengan pengurangan risiko berkisar antara 32-60%.

Dalam hal ini, kafein sangat berpengaruh karena orang yang minum kopi tanpa kafein tidak memiliki risiko lebih rendah terkena Parkinson.

6. Melindungi Hati Kamu


Hati adalah organ luar biasa yang melakukan ratusan fungsi penting.

Beberapa penyakit umum terutama mempengaruhi hati, termasuk hepatitis, penyakit hati berlemak dan banyak lainnya.

Banyak dari kondisi penyakit hati dapat menyebabkan sirosis, di mana hati kamu sebagian besar digantikan oleh jaringan parut.

Menariknya, kopi dapat melindungi terhadap sirosis.

Orang yang minum 4 cangkir atau lebih per hari memiliki risiko hingga 80% lebih rendah terhindari dari beberapa penyakit yang mempengaruhi hati.

7. Dapat Menurunkan Risiko Jenis Kanker Tertentu


Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian masyarakat di dunia.

Penyakit kanker ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali dalam tubuhmu.

Kopi tampaknya melindungi terhadap dua jenis kanker: hati dan kanker kolorektal.

Kanker hati adalah penyebab utama ketiga kematian akibat kanker di dunia, sementara kanker kolorektal menempati urutan keempat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko kanker hati hingga 40% lebih rendah.

Demikian pula, satu penelitian di 489.706 orang menemukan bahwa mereka yang minum 4-5 cangkir kopi per hari memiliki risiko 15% lebih rendah terkena kanker kolorektal.

Begitu besar sekali bukan peran secangki kopi ini?

8. Dapat Meningkatkan Kinerja Fisik Secara Drastis


Kafein merangsang sistem saraf, memberi sinyal pada sel-sel lemak untuk memecah lemak tubuh. Kopi juga meningkatkan kadar epinefrin (adrenalin) dalam darah.

Kopi adalah hormon pertarungan atau pelarian, yang mempersiapkan tubuhmu untuk aktivitas fisik yang intens.

Kafein memecah lemak tubuh, membuat asam lemak bebas tersedia sebagai bahan bakar.

Mengingat efek ini, tidak mengherankan bahwa kafein dapat meningkatkan kinerja fisik rata-rata 11-12%.

Karena itu, masuk akal untuk minum secangkir kopi sekitar setengah jam sebelum kamu pergi ke gym.

9. Aroma Kopi Menghasilkan Perasaan Baik


Para peneliti sejauh ini mengidentifikasi 800 senyawa dalam kopi dan banyak dari ini sangat kuat terikat dengan aroma.

Kopi kaya akan senyawa heterosiklik, yang memengaruhi rasa dan aroma suatu zat.

Manusia cenderung menyukai aroma ini karena mereka mengenai banyak reseptor aroma.

Aroma yang hadir di dalam kopi membantu orang membentuk koneksi yang kuat ke barang-barang dengan aroma ini termasuk kopi.

Ya, bau kopi menghasilkan perasaan baik. Bau dapat memicu perasaan, ingatan, dan bahkan trauma yang baik, sehingga tidak mengherankan bahwa aroma kopi memicu perasaan terjaga.

Peminum kopi yang mencium aroma kopi dapat memberi tanda pada otak bahwa kafein memang sedang dalam perjalanan, yang memberikan stimulasi.

Bahkan, aroma kopi sebenarnya jauh lebih baik daripada rasanya.

Bagaimanapun, aroma kopi dan minuman itu adalah sesuatu yang sedikit orang akan menyerah karena aroma dan rasanya sangat terikat pada pusat kesenangan otak kita.

Aroma kopi adalah salah satu alasan yang menyebabkan kecanduan manusia terhadap kafein.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa orang akan merasa lebih waspada dan energik ketika mencium aroma kopi, dibandingkan dengan aroma bunga atau tidak ada aroma.

Orang-orang yang diuji dengan aroma kopi juga mengatakan bahwa paparan aroma kopi akan meningkatkan kinerja mereka pada tugas yang berkaitan dengan mental.

Nah, untuk kamu yang mencari parfum dengan aroma kopi untuk membangkitkan otak dan meningkatkan kinerja yang berkaitan dengan mental, kamu bisa membelinya di www.parfumkaribia.com.

chat whatsapp

Jenis-Jenis Kopi yang Terkenal Lengkap dengan Penjelasan (DETAIL)

Jenis-Jenis Kopi - Kopi Gayo, luwak, latte, espresso, cappuccino adalah jenis-jenis kopi yang sangat terkenal dan banyak dikonsumsi.

Ada begitu banyak jenis kopi dengan ciri khasnya masing-masing baik itu datang dari aromanya atau rasanya.

jenis-jenis kopi yang terkenal
Image via parfumkaribia.com
Untuk kamu yang penasaran dengan jenis-jenis kopi yang ada, berikut adalah jenis-jenis kopi yang terkenal.

Jenis-jenis Kopi Populer yang Perlu Kamu Ketahui


1. Espresso


Espresso adalah kopi yang dibuat dengan mesin yang terbagi dengan tiga bahan umum: espresso, stemead milk dan busa.

Perbedaan utama antara espresso dan capucino adalah proporsi tiga bahan utamanya.

Beberapa kopi memiliki topping tambahan untuk melengkapi minuman, seperti cokelat pada cappuccino.

Namun pada dasarnya setiap minuman berbasis espresso memiliki tiga bahan yang sama.

2. Mochacino


Mochacino atau moka adalah campuran antara cappuccino dan cokelat panas.

Moka dibuat dengan menempatkan campuran bubuk cokelat dengan tembakan espresso dan kemudian menambahkan steamed milk dan mikro-busa ke dalam minuman.

3. Cappuccino


Cappuccino sendiri adalah kopi yang mirip dengan latte.

Namun perbedaan utama antara latte dan cappuccino adalah cappuccino memiliki lebih banyak busa dan cokelat yang diletakkan di atas minuman.

Selanjutnya cappuccino dibuat dalam gelas dan ditambahkan bubuk cokelat di atasnya.

4. Café Latte


Sebuah cafe latte, atau "latte" singkatnya, adalah minuman berbasis espresso dengan steamed milk dan busa mikro yang ditambahkan ke kopi.

Kopi ini jauh lebih manis dibandingkan dengan espresso karena kandungan steamed milknya yang jauh lebih banyak.

5. Macchiato (juga dikenal sebagai Piccolo Latte)


Macchiato adalah suntikan espresso yang kemudian diakhiri dengan susu berbusa yang langsung dimasukkan ke dalam cangkir.

Meskipun kedengarannya mirip dengan cappuccino, machiato adalah kopi yang espressonya lebih kuat karena tidak ada steamed milk yang ditambahkan dan juga lebih kecil, biasanya disajikan dalam cangkir berukuran expresso.

6. Americano


Americano adalah kopi yang cukup sederhana, kamu hanya perlu menambahkan air panas ke segelas kopi espresso.

Dikatakan bahwa tentara Amerika selama Perang Dunia Kedua selalu membuat kopi jenis ini untuk membuat minuman mereka lebih tahan lama.

Kopi ini memiliki rasa yang sangat pahit dan dinamakan Americano karena dibuat oleh barista Amerika setelah perang.

7. Kopi Jos Yogyakarta


Apa yang terlintas dalam pikiran ketika kamu berpikir tentang arang? Apa pun kecuali di dalam cangkir kopi kamu, bukan?

Ya, kamu akan terkejut bahwa kopi jos khas Yogyakarta ini adalah sebuah kopi yang diberikan sepotong arang yang panas dan dicelupkan ke dalam cangkir.

Masyarakat Yogyakarta sendiri percaya bahwa ada manfaat dari sepotong arang dalam secangkir kopi.

Arang dalam kopi dipercaya dapat meredakan sakit perut dan juga membuat kafein dalam kopi lebih ringan dan lebih mudah untuk diminum.

8. Kopi Kopyok, Gresik


Kopi Kopyok adalah kopi unik yang terkenal dari Gresik.

Kopyok Coffee memiliki lapisan bubuk kopi yang lembut di bagian bawah cangkir mereka.

Namun, kopi Kopyok membuat bubuk kopi mereka tetap dalam bentuk kasar.

Air mendidih kemudian dituangkan ke dalam cangkir dan bubuk mengapung ke permukaan.

Rasa kopi itu sendiri cukup asam, tetapi yang membuat kopyok berbeda adalah sensasi menyeruputnya di secangkir kopi.

9. Arabika


Kopi arabika adalah kopi yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia.

Alasannya, karena ada beberapa jenis yang dapat kamu temukan di negara ini seperti Sidikalang, Toraja, dan banyak lagi.

Jika kamu berencana memiliki kebun sendiri untuk biji kopi Arabika, kamu perlu melakukan banyak pemeliharaan karena itu bukan tugas yang mudah untuk menumbuhkan satu biji kopi Arabika. Kopi ini memiliki rasa yang sangat khas.

10. Kopi Gayo


Kopi Gayo adalah kopi khas orang Gayo Aceh.

Kebanyakan orang yang tinggal di dataran tinggi Gayo adalah petani kopi.

Kopi ini diproduksi di daerah Aceh Tengah, di dataran tinggi Gayo tepatnya.

Lokasi di mana orang Gayo tinggal sebenarnya adalah pusat produksi kopi yang dikenal oleh dunia.

Nah, berdasarkan ulasan internasional, kopi Gayo ini memiliki rasa yang paling unik dan disukai daripada jenis kopi Arabika lainnya.

Selain memiliki rasa yang unik, yang hampir tidak memiliki rasa pahit, kopi khas Aceh memiliki rasa yang benar-benar gurih dan bahkan lebih dari kopi Blue Mountain dari Jamaika.

Gayo juga dikenal memiliki aroma kopinya yang sangat enak.

Dengan segala keagungan yang ditawarkannya dalam rasa atau aroma.

Bahkan, kopi Gayo dianugerahi Fair Trade Certified oleh dunia untuk menjadi kopi terbaik di dunia.

11. Kopi Toraja


Di daerah Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kamu dapat menemukan satu kopi paling populer di pulau itu yang disebut kopi Toraja.

Sebenarnya ada dua jenis biji kopi di Toraja yang pertama adalah Arabika dan yang lainnya adalah Robusta.

Keduanya bagus, kamu hanya perlu memilih yang tepat dan sesuai dengan selera unik kamu dan tidak ada perbedaan besar di antara mereka, kecuali kafein yang terkandung.

Tapi, keduanya memiliki tingkat keasaman yang sama.

Banyak yang mengatakan bahwa kopi Toraja sebenarnya sangat mengejutkan.

Sesuatu yang mengejutkan itu bukan karena betapa mengerikan rasanya.

Tapi, karena kepahitannya. Hal pertama ketika meminumnya, kamu bisa merasa kepahitan menyentuh di lidahmu.

Dalam hitungan detik, rasa pahit itu akan hilang, namun perasaan itu dicintai oleh semua pecinta kopi di negara dan dunia.

12. Kopi Liberica


Kopi Liberica memang memiliki beberapa kesamaan dengan kopi Arabika lainnya, namun tentu saja ada perbedaannya.

Bahkan tanamannya saja terdapat perbedaan seperti ukuran daun biji Liberica yang sedikit lebih besar dari Arabika.

Selain itu Liberica juga tumbuh dengan buruk di dataran rendah, tidak seperti Arabika yang membutuhkan cuaca dingin di dataran tinggi untuk pertumbuhannya.

Karena itu, ada beberapa orang yang ingin mengolahnya dan menghasilkan biji kopi Liberica dengan kualitas sempurna sendiri.

Namun hingga saat ini, jumlah produsen kopi Liberica tidak sebanyak produsen kopi lainnya.

Karena alasan itu saja, harga kopi ini juga terus bertambah menjadi lebih mahal.

Nah, kualitas rasa yang dihasilkan dari kopi Liberica ini luar biasa menendang.

13. Kopi Sumatera


Jika kamu ingin memiliki kopi dengan rasa terbaik, yang sangat unik dan juga enak, maka mungkin kamu dapat memesan satu biji kopi khas Sumatra.

Kopi Sumatra sebenarnya memiliki banyak jenis kopi.

Sebagian besar dari mereka berasal dari daerah Mandaling Sumatra, daerah dengan kopi sebagai produk utama mereka.

Salah satu contoh kopi Sumatra ini adalah kopi Gayo.

Kopi yang ditanam di tempat-tempat seperti pulau Sumatera, yang suhunya agak rendah dibanding pulau-pulau lain seperti Jawa, teksturnya akan lebih halus, agak masam, dan juga memiliki bau seperti tembakau.

Kopi Sumatra juga memiliki bau tanah yang serupa dan memiliki sejarah yang menarik, karena kopi Sumatra ini pertama kali dibawa dari Mekah, kemudian ditanam di Sumatra selama era kolonial.

Seperti itulah jenis-jenis kopi yang terkenal baik di dunia maupun di Indonesia.

Di antara jenis-jenis kopi tersebut, manakah yang paling menjadi favoritmu?

chat whatsapp

Hilangkan Stress dengan Aroma Relaksasi Kopi

Aroma Relaksasi Kopi - Rasa penat yang sering kita dapatkan setelah seharian melakukan aktivitas atau lelah yang didapat karena perjalanan jauh terkadang memang menjadi suatu hal mengganggu yang dapat menyebabkan stress.

Maka kamu perlu mencegah stress ini dengan menciptakan suasana tenang menggunakan wewangian yang dapat membantu kamu merasa lebih santai dan nyaman.

aroma relaksasi kopi

Pernahkah kamu menikmati aroma kopi secara langsung?

Jika iya, tentu kamu akan paham bahwa nyatanya dan tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kopi, baik itu ampas maupun biji kopi sendiri memang memiliki aroma yang begitu khas bagi siapa pun yang menikmatinya.

Apalagi jika kopi yang diseduh berasal dari biji berkualitas tinggi, WOW bersiaplah… maka aroma yang dihasilkannya pun sudah pasti akan memanjakan indera penciuman para penikmatnya.

Selain keistimewaan yang berasal dari aromanya, kopi sendiri ternyata kaya akan senyawa-senyawa heterosiklik yang dapat berfungsi untuk mempengaruhi rasa serta aroma suatu bahan.

Bahkan aroma khas kopi sendiri mampu menyentuh banyak reseptor bau yang ada pada organ tubuh manusia.

Aroma dan bau yang dihasilkan kopi bahkan bisa memicu perasaan bahagia seseorang yang menghirupnya, memutar kenangan, menghadirkan rasa trauma, bahkan mampu membuat mata kita lebih terjaga (tidak mengantuk).

Hal tersebut disebabkan pada saat kita menghirup aroma kopi, maka akan ada sinyal-sinyal yang terkirim ke otak lalu menstimulasinya untuk membuat mata tetap terjaga dari kantuk.

Ampas atau biji kopi sendiri juga dapat mempertajam indra penciuman yang mana dapat kamu manfaatkan ketika hendak memilih minyak wangi atau parfum yang sesuai dengan tujuan relaksasi kamu.

Karena memang nyatanya pada saat ini minyak wangi atau parfum sendiri menjadi suatu hal yang wajib dimiliki setiap orang.

Begitu banyak manfaat yang dapat kamu peroleh dengan menghirup aroma kopi bukan?

Untuk melakukan pembuktian nyata tentang manfaat aroma kopi tersebut, kamu dapat mencoba dengan meletakkan biji kopi yang sudah disangrai di samping tempat tidurmu.

Kemudian pada saat pagi hari kamu dapat mencoba menghirupnya, dan buktikan sendiri apakah aroma kopi tersebut dapat membuatmu merasa lebih tenang dan menjadi lebih rileks serta terhindar jauh dari perasaan stress?

Atau jika kamu ingin memilih cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan parfum kopi spray cair yang dapat kamu gunakan secara praktis untuk mendapatkan kesegaran dan sensasi dari aroma kopi tanpa harus kesulitan mengsangrai bijinya.

Kamu hanya tinggal menyemprotkannya dan nikmati aromanya serta dapatkan sejuta manfaat dari hal sederhana tersebut.

Saat ini sudah banyak tersedia parfum dengan aroma kopi yang tidak hanya akan memanjakan indra penciuman dan perasaanmu tetapi juga mampu memberikan dampak kesehatan.

Manfaat pereda stres pada aroma kopi ini di dapat dari kandungan kafein yang ada pada kopi.

Ketika menghirup aroma saja sudah cukup untuk memberikan efek relaksasi dan bisa untuk meredakan stress.

Sebuah penelitian yang dimuat pada Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan bahwa salah satu bebauan yang punya efek relaksasi adalah bau panggangan biji kopi.

Namun, kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi tersebut juga mampu memacu kerja jantung, sehingga dapat membuat konsumennya menjadi gelisah dan jantungnya berdebar-debar.

Lantas, tunggu apa lagi?

Segera koleksi parfum beraroma kopi untuk perasaan, kenyamanan, dan kesehatan.

chat whatsapp

Kata Kata Tentang Kopi dalam Kehidupan, Romantis Banget

Kata Kata Tentang Kopi - Kamu salah satu penikmat kopi? Atau bahkan kamu bagian dari barisan yang sangat tidak menyukai kopi?

Tidak dapat dipungkiri bahwa 2 kekuatan yang terkandung di dalam segelas kopi memang mampu membuat orang yang merasakannya mampu tergila-gila atau bahkan sangat tidak menyukainya.

kata kata tentang kopi

2 hal tersebut adalah aroma dan juga rasa kopi.

Rasanya yang pahit sering kali membuat lidah mereka yang asing dengan kopi seakan benar-benar ingin memuntahkannya.

Pun begitu dengan aromanya, kadangkala bagi sebagian orang ingin menjauhinya tetapi sebagian lagi justru merasakan ketenangan darinya.

Kopi sendiri saat ini berhasil mencapai masa gemilang kepopulerannya.

Pasalnya, saat ini sangat mudah bagi kita jika ingin bertemu dengannya terkhusus pada tempat-tempat tongkrongan khas anak muda.

Dapat dikatakan bahwa jenis minuman yang satu ini sangat digemari oleh para kawula muda.

Kata-Kata Tentang Kopi yang Sangat Romantis


Saat ini kita tidak akan membahas tentang kenikmatan kopi pada rasa dan aromanya tetapi lebih kepada perannya sebagai sang inspirator kata-kata puitis yang siap memanjakan perasaan pembaca.

Siapa yang menyangka bahwa dari rasa pahit kopi dapat timbul beragam kalimat puitis yang romantis dan akan sangat sesuai untuk melengkapi suasana bersantaimu ketika menikmatinya.

Berikut kata-kata romantis yang terinspirasi dari kopi yang dijamin sangat lengkap untuk menemani suasana bersantai ataupun diberikan kepada kekasih dan orang-orang tercinta yang menggemari kopi.

Pahit di Awal


“Percayakah dikau kasih, jika rindu seibarat kopi. Pahit di awal dan menenangkan bila dinikmati.”

(Nur Hafizqi)

Kalimat yang satu ini merujuk pada ungkapan kerinduan yang dirasakan penulis.

Dimana kalimat utama sebagai isi atau ungkapan sebenarnya, sedangkan kalimat selanjutnya diarahkan sebagai bentuk kiasan.

Bila kita narasikan dalam pemikiran, maka rindu dan kopi dapat dikatakan sebagai suatu hal yang saling mewakili.

Kopi dan rindu sama-sama memiliki rasa yang pahit tetapi bila kita sabar dan ikhlas menjalani penantian tersebut, rindu yang awalnya terasa pahitpun akan terasa menjadi menenangkan.

Kenapa tidak?

Saat berjauhan dari orang-orang terkasih ketika kita memandangnya dari segala sudut pandang yang positif, maka kita akan menyatakannya sebagai peluang pengembangan diri dan beruntungnya lagi hal tersebut mampu menjadi peluang dalam berkarya.

Walau demikian, sangat tidak disarankan untuk memperpanjang rindu ya…

Hangatkan Suasana


“Hari ini, hujan membasahi kotaku. Tepat disudutnya, aku menepi dan ditemani segelas kopi sebagai penghangat tanpamu.”

(Nur Hafizqi)

Masih sama dengan gambaran kata-kata tentang kopi yang romantis dalam kalimat sebelumnya.

Pada kalimat romantis ke-2 ini, penulis masih menggunakan rindu sebagai bagian isi dari kalimatnya.

Hanya saja dalam kalimat ke-2 ini, penulis menambahkan suasana hujan sebagai penambah rasa romantis yang ingin digambarkan melalui kalimatnya.

Dalam kalimat ini, kopi digambarkan sebagai pengganti kekasih yang sedang pergi.

Dengan perasaan rindu, penulis menikmati secangkir kopi di bawah suasana hujan untuk menenangkan dan menghangatkan diri di samping perasaan ingin bertemu dengan kekasihnya.

Saling Mengisi


“Kopi terbaik hanya tercipta dari biji kopi dan racikan yang tepat. Begitupun dengan cinta, berbuah manis saat dijalin oleh mereka yang saling mengisi dan menakar segala kasih dengan racikan yang tepat.”

(Nur Hafizqi)

Kali ini gambaran cinta yang diungkapkan penulis lebih luas daripada sebelumnya.

Pasalnya pada kalimat ini, penulis menggambarkan tentang hal yang lebih dalam tentang cinta.

Dimana penulis mengibaratkan jika hubungan percintaan diibaratkan seperti kopi, maka tidak dengan cara yang sembarangan agar mendapat hasil yang terbaik.

Segala hal tentang perasaan dan pemikiran dari kedua pihak yang saling mencintai haruslah di takar dengan sedemikian tepatnya sehingga tidak ada pihak-pihak yang hanya menerima atau hanya memberi dalam hubungan cinta tersebut.

Sebab pada dasarnya cinta selalu mampu mengubah para pecinta untuk saling menerima dan memberi.

Takaran yang tepat dimaksudkan agar cinta itu sendiri mencapai tingkat cinta yang sejati bukan justru membawa kepada hal yang buruk (sebagai contoh : membunuh pasangan karena rasa cemburu).

Hitam Bukanlah Duka


“Hitam bukan berarti duka, pahit bukan berarti pilu. Ibarat secangkir kopi, tidak ada yang tampak jelas dalam sikap mencintai yang disembunyikan.”

(Nur Hafizqi)

Kali ini penulis mengangkat tema tentang cinta yang disembunyikan.

Ibarat secangkir kopi, dari warna dan rasanya tidaklah selalu menerjemahkan makna yang sesungguhnya.

Ada saja orang-orang yang justru senang dengan warna hitamnya dan ada saja orang-orang yang begitu menyukai rasa kopi.

Selain itu, warna  hitam tidaklah selalu terasa pahit, bahkan dari beberapa tangan para penikmat kopi hitam dengan cita rasa yang manis dapat muncul.

Begitulah dengan cinta dari orang-orang yang tidak mau dengan mudah mengumbar cintanya.

Dia yang acuh dan cuek denganmu belum tentu di dalam hatinya tidak memiliki cinta yang besar.

Bahkan kadangkala mereka yang seolah-olah bersikap cuek, dalam mencintai adalah mereka yang benar-benar mengusahakan dan mengamati secara diam-diam untuk menjadi yang selalu ada.

Ramuan Pemikat


“Malam kembali mengundang dinginku, kau berjalan membawa secangkir kopi sebagai ramuan pemikatmu. Oh, kau lagi-lagi berhasil memikatku dalam racikan kopimu.”

(Nur Hafizqi)

Pada kata-kata romantis dalam kalimat ke-5 ini, penulis mengangkat tema sebuah pertemuan yang disuguhkan dengan segelas kopi.

Bagi mereka yang menyukai kopi tentu 2 hal ini menjadi dambaan.

Dimana selain dapat berbincang dengan sang pujaan dapat pula menikmati rasa kopi yang begitu nikmat.

Pasangan yang dapat meracik kopi dengan cita rasa yang nikmat adalah suatu hal yang mengagumkan hingga mampu menghadirkan cinta yang akan secara terus-menerus datang.

Bagi mereka para penggemar setia, kopi yang dihidangkan oleh sang kekasih adalah sebuah racikan candu yang akan selalu membuatnya terpikat.

Membicarakan Tentang Kita


“Dialog malam kembali mengundang sepi, gemuruh binatang malam pun mulai bersautan. Aku senang di atas meja, kopi kita beradu membicarakan segala hal tentang kita.”

(Nur Hafizqi)

Sama seperti yang sebelumnya.

Kata-kata romantis dalam kalimat di atas juga mengangkat tema pertemuan sepasang kekasih.

Suasana malam yang sepi terasa begitu menyenangkan ketika digunakan untuk berbincang dan membicarakan segala hal tentang kisah kasih hubungan sejoli.

Wah, begitu menginspirasi bukan?

Secangkir kopi mampu menghasilkan kalimat romantis yang sedemikian manisnya bagi para pecintanya.

Siapa yang menyangka bahwa warna hitam dan rasanya yang pahit mampu mengisyaratkan tentang cinta kasih dan ungkapan rindu yang mendalam.

Rasa pahit kopi, memang sangat tepat digunakan sebagai perwakilan rasa rindu yang terasa pahit juga.

Sering kali ketika rindu datang, kita justru lebih suka mengutuk jarak dibandingkan harus memangkas jarak tersebut agar menjadi lebih dekat.

Kopi terbaik tentunya dihasilkan oleh peracik terbaik.

Begitupun dalam kisah cinta, jadilah peracik cinta terbaik agar menuai kisah kasih yang manis dan menjadi orang yang dicintai dan mencintai dengan baik.

chat whatsapp

Sejarah Kopi di Indonesia, Penjelasan dan Keterangan (LENGKAP)

Sejarah Kopi di Indonesia - Saat ini Indonesia menjadi negara pengekspor kopi ke-4 terbesar di dunia.

Sebelum menjadi salah satu pengekspor besar kopi dunia, Indonesia memiliki sejarah panjang sehingga kopi bisa menjadi komoditas ekspor dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan di seluruh daerah di Indonesia.

sejarah kopi di Indonesia

Asal Muasal Kopi


Sejarah kopi di Indonesia bermula dari adanya keinginan Belanda untuk menanam kopi di daerah jajahannya.

Alasan Belanda ingin menanam kopi di Indonesia karena saat itu kopi sangat terkenal di Eropa dan menjadi komoditi yang sangat mahal di dunia, namun kopi dimonopoli dan hanya dihasilkan oleh negara Arab.

Negara-negara Arab hanya menjual kopi dengan biji kopi yang infertil yaitu kopi yang telah melalui proses memasak dan mengeringkannya dahulu sehingga biji kopi tidak dapat ditanam kembali.

Awal Permulaan Budidaya Kopi


Kopi pertama yang masuk ke Indonesia dan coba untuk dibudayakan adalah kopi yang dibawa oleh salah seorang pimpinan kapal Belanda bernama Adrian Van Ommen.

Adrian membawa kopi dari daerah Malabar India kemudian ditanam di Kedawung (masih menjadi bagian Batavia) pada tahun 1696.

India saat itu menjadi negara pertama yang membudidayakan kopi di luar Arab karena ada salah satu peziarah yang berhasil membawa kopi fertil Arab ke India.

Uji coba penanaman kopi Kedawung ini kemudian gagal karena adanya bencana banjir dan gempa bumi.

Tidak lantas putus asa, Belanda kembali membawa bibit kopi dari Malabar India kali ini.

Bibit kopi yang dibawa adalah stek pohon kopi, percobaan kedua ini membuahkan hasil yang sangat baik karena bibit yang dihasilkan sangat berkualitas.

Dari sinilah kemudian menjadi tonggak awal mula sejarah persebaran kopi di Indonesia.

Penyebaran Kopi


Hasil Astek kopi dari Kedawung ini kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera, Bali, Sulawesi serta Timor.

Pada masa itu kopi yang tumbuh memiliki perkembangan yang lambat kemudian pemerintah Belanda pada tahun 1706 membawa bibit kopi yang ada di daerah Ciliwungke, pusat penelitian yang ada di Amsterdam untuk diteliti.

Hasil penelitian ini kemudian menghasilkan kopi yang sangat bagus.

Sejarah Ekspor Kopi


Lima tahun kemudian seorang Bupati Cianjur yang bernama Raden Aria Wira Tanu 3 mengekspor empat kuintal kopi ke Amsterdam.

Inilah sejarah pertama kalinya ekspor kopi dari Indonesia,  kopi hasil ekspor yang dikirimkan ke Belanda tanpa diduga kemudian berhasil mencuri perhatian karena harga rekor lelang yang ada di sana.

Inilah yang kemudian membuat kopi dari Jawa jadi melejit dan banyak diminati oleh berbagai kalangan di Eropa.

Salah satu yang tertarik dengan kopi dari Jawa ini adalah raja Louis XIV dari Prancis yang pada tahun 1714 meminta benih kopi yang memecahkan rekor lelang kepada Walikota Amsterdam untuk ditanam di Kebun Raya di kota Prancis.

Setelah tonggak pertama ekspor kopi di Indonesia, kemudian pada tahun 1726 sebanyak 2145 ton kopi asal dari Jawa membanjiri benua Eropa.

Ini juga menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya kopi Arab yang diekspor dari daerah Mocha Yaman yang sebelumnya menjadi mayoritas komoditi kopi di Eropa berhasil dikalahkan oleh daerah lain.

Sejak saat itulah kopi Indonesia rutin diekspor oleh Belanda ke daratan Eropa.

Perkembangan Tanaman Kopi


Tahun 1830 sampai 1870 Belanda kemudian memperbesar area perkebunan kopi dengan cara tanam paksa di berbagai daerah di Indonesia seperti pulau Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur.

Namun pada tahun 1878 terdapat musibah di perkebunan yang ada di dataran rendah karena kopi yang berjenis arabika mengalami sakit akibat serangan hama penyakit karat daun.

Akibat dari adanya serangan hama karat daun ini pada tahun 1880 Indonesia kehilangan potensi panen kopi sebanyak 120.000 ton, yang kemudian membuat terguncang dan menimbulkan kekacauan di Eropa karena kehilangan pasokan yang sangat besar.

Agar tidak terkena hama kembali kemudian pemerintah Belanda menanam kopi jenis lain yakni Liberica untuk menggantikan jenis Arabika.

Namun, penggantian jenis kopi tersebut juga tidak dapat membantu karena jenis kopi Liberica juga tidak tahan terhadap hama.

Pada tahun 1907 belajar dari dua kegagalan sebelumnya, pemerintah Belanda menanam jenis kopi lain yaitu jenis Robusta dan pada percobaan Robusta inilah kemudian jenis ini mampu bertahan terhadap hama.

Pada pada abad 20 Belanda semakin mengembangkan perkebunan kopi di Indonesia dengan cara membangun berbagai macam infrastruktur untuk mempermudah distribusi.

Infrastruktur tersebut seperti membangun berbagai jalur kereta api yang ada di pulau Jawa dan Sumatera.

Hal ini semakin menguatkan ekspor kopi ke luar negeri karena ditopang oleh distribusi yang lebih baik.

Saat Belanda kehilangan kekuasaan di Indonesia dan Jepang pun berkuasa dalam jangka waktu yang tidak lama, Indonesia menasionalisasi semua kopi yang ada di Indonesia setelah merdeka.

Sejak saat itulah kembali Indonesia mencatatkan sejarah karena Belanda yang sebelumnya menjadi salah satu penguasa ekspor kopi dunia runtuh dan digantikan oleh Indonesia.

Budaya Konsumsi Kopi


Lepas dari hengkangnya penjajah, kopi Indonesia pun berkembang dan banyak dikonsumsi oleh berbagai macam kalangan di berbagai daerah di Indonesia.

Konsumsi tak hanya sebagai minuman hangat semata tetapi juga dijadikan bahan untuk berbagai makanan seperti roti dan kue.

Bahkan sekarang ini sudah diinovasikan berbagai macam produk unik seperti sabun, masker, lulur bahkan parfum rasa kopi yang lagi ngehits saat ini.

Berbagai macam kopi yang khas dari Indonesia seperti kopi Gayo yang berasal dari Aceh, Kopi Jawa yang berasal dari daerah Jawa, kopi Sumatera, Kopi Arabika, Kopi Robusta dan yang paling mahal adalah kopi luwak, jenis kopi yang diproses dengan alami oleh hewan Luwak.

Itulah sejarah kopi di Indonesia yang panjang, hingga kopi saat ini bisa dinikmati di cafe dan berbagai macam gerai makanan yang ada di Indonesia.

chat whatsapp

Review Parfum Kopi untuk Mobil dan Ruangan yang Sedang Ngehits - Caribbean Coffee Perfume

Review Parfum Kopi untuk Mobil - Apakah kamu saat ini sedang mencari pengharum/pewangi mobil & ruangan anti mainstream? Cobalah parfum kopi terbaik yang lagi ngehits banget saat ini.

Kita disini akan mengulas lebih detail mengenai pewangi atau pengharum beraroma kopi terbaik bernama Caribbean Coffee Perfume alias Parfum Karibia yang sedang digandrungi banyak kalangan terutama para pekerja kantoran dan driver online.

review parfum kopi karibia

Parfum Rasa Kopi yang Membuat Banyak Orang Suka


Bisa dikatakan untuk saat ini masih belum begitu banyak yang memakai parfum kopi untuk keseharian karena memang kopi lebih banyak dikonsumsi.

Namun, dengan inovasi kreatif dari seorang pemuda pecinta kopi, maka dibuatlah produk dalam bentuk cair bernama Caribbean Coffee Perfume.

Ternyata, tak sedikit yang suka dan malah ketagihan dengan bau yang dihasilkan.

Lantas kenapa pada suka dengan parfum ini? Simak penjelasan singkatnya berikut.

Wangi Kopi yang Lebih Soft


Parfum Karibia mengandung bahan kopi berkualitas yang berasal dari Jenewa sehingga menghasilkan aroma kalem yang tak menyengat.

Meskipun wanginya soft/kalem tapi tidak cepat memudar.

Akan sangat cocok untuk disemprotkan pada bagian ruangan atau mobil meskipun dalam cuaca panas.

Parfum Kopi Karibia mampu membuat ruangan tetap segar meskipun kondisi panas dan lembab.

Selain itu aroma kopi yang menyebar tidak menimbulkan rasa pusing sehingga membuat betah para penghirupnya.

Cocok untuk Kopi Lover


Untuk kamu yang suka dan gemar dengan kopi, maka parfum dengan rasa kopi sangat cocok sekali sebagai pelengkap aroma pada ruangan sehingga akan tercipta nuansa mewah seperti di kafe.

Kamu yang keseharian bekerja atau beraktivitas lebih banyak dalam ruangan maka dengan menyemprotkan parfum kopi dapat meningkatkan energi sehingga lebih bersemangat serta menghilangkan stress sehingga mood menjadi lebih baik.

Wangi yang Awet dan Tahan Lama Seharian


Wewangian yang dihasilkan dari parfum Karibia sangat awet dan tahan seharian meskipun sekali semprot.

Sangat cocok juga disemprot pada ruangan ber-AC sehingga nuansa kafenya sangat terasa, jadi untuk bekerja akan terasa mengasyikkan.

Untuk para driver online juga pas banget dipakai, dijamin akan membuat para penumpang jadi betah di mobil.

Wanginya begitu kalem, tetapi ngangenin, jadi suasana perjalanan akan serasa menenangkan dan menyenangkan.

Untuk acara perjalanan wisata jauh bersama keluarga juga akan terasa mengasyikkan.

Kemasan Parfum yang Sangat Eksklusif


Kemasan botol parfum Karibia dibuat seekslusif mungkin sehingga lebih terkesan dengan tampilan parfum kekinian.

Kalau dibawa kemana-mana juga akan terlihat eye catching dengan kemasan yang eksklusif.

Perlu diingat kalau parfum Karibia atau Caribbean Coffee Perfume tidak dijual di minimarket seperti indomaret/alfamart.

Jadi apa kamu tertarik dengan parfum kopi premium ini?

chat whatsapp